Review Film Digger, Kritikus Bilang Gagal, Kami Bilang Jenius dengan Skor Sotoy 8,1/10

By Tony Tofani

Review film Digger dengan Skor Sotoy 8,1/10. Kritikus terbelah dan box office jeblok, tapi kami melihat karya Iñárritu dan Tom Cruise ini sebagai film jenius.

Quick Takeaways

- Skor Sotoy untuk Digger: 8,1/10.

- Film ini dibintangi Tom Cruise dan disutradarai Alejandro G. Iñárritu. Kritikus terbelah tajam, dan box office-nya jeblok.

- Menurut kami, Digger film jenius yang butuh waktu untuk meresap dan jarang memuaskan di kesan pertama.

Review film Digger sulit ditulis tanpa membocorkan apa pun, dan itu sebagian alasan kenapa film ini jadi bahan perdebatan. Tom Cruise memerankan raja minyak yang keserakahannya memicu bencana global, dan sejak rilis, ada yang menyebutnya mahakarya, ada yang menyebutnya pretensius.

Skor Sotoy kami 8,1/10. Kami berdiri di kubu yang menyebutnya jenius, setelah menimbang kata kritikus dan nasib filmnya di bioskop.

## Apa itu film Digger dan siapa saja pemainnya?

Digger adalah film garapan Alejandro G. Iñárritu. [Warner Bros. merilisnya di bioskop pada akhir pekan 2 Oktober 2026](https://fortune.com/2026/10/14/tom-cruise-digger-box-office-bomb-245-million-loss-warner-bros/). Tom Cruise memerankan Digger Rockwell, taipan minyak paling berkuasa di dunia. John Goodman muncul sebagai presiden Amerika Serikat di film ini.

Premisnya: proyek pengeboran perusahaan Digger di wilayah Arktik, termasuk Alaska dan Greenland, memicu bencana yang mengancam jutaan nyawa. Digger sudah diperingatkan, tetapi memilih mengabaikannya. Detail lengkap filmnya ada di [halaman Digger di Film Database](https://www.sotoyfilm.my.id/film/digger).

## Kenapa kritikus terbelah soal film Digger?

Respons terhadap film ini ekstrem. Sebagian kritikus menyebutnya satir berani, sebagian lain menyebutnya membingungkan dan terlalu bangga pada gagasannya sendiri.

| Aspek | Yang dikritik | Yang dibela |

| --- | --- | --- |

| Cerita | Rumit, pretensius, capaian naratifnya dianggap kecil | Twist cerdas, kompleksitas yang memancing diskusi |

| Akting Tom Cruise | Karakter terlalu absurd dan tidak menyenangkan | Berani keluar dari citra pahlawan aksi |

| Satir dan komedi | Terasa kurang tajam di beberapa bagian | Potret komedi hitam yang segar soal birokrasi dan kepanikan massal |

Salah satu kritik paling pedas datang dari Kyle Smith di The Wall Street Journal, yang menulis bahwa "berani, orisinal, dan penting" bukan kata yang terlintas saat menonton. Di sisi lain, Guillermo del Toro dikabarkan membela film ini sebagai sinema berskala besar yang layak dilihat di layar lebar. [Anne Hathaway bahkan memberi bintang lima di Letterboxd dan menulis "10/10"](https://www.slashfilm.com/2282039/anne-hathaway-defends-tom-cruise-digger-box-office-flop/).

### Bagaimana nasib Digger di box office?

Hasilnya buruk. [Digger dilaporkan mulai dengan $20 juta secara global di akhir pekan pembukaan, sementara biaya produksinya diperkirakan $160 sampai $180 juta](https://fortune.com/2026/10/14/tom-cruise-digger-box-office-bomb-245-million-loss-warner-bros/). Film ini juga mengantongi CinemaScore C+. Salah satu dugaan penyebabnya adalah pemasaran yang bingung, karena trailernya sulit menunjukkan apa pun tanpa membocorkan cerita.

### Apa tanggapan Iñárritu dan Tom Cruise?

[Iñárritu mengatakan kepada The New York Times bahwa ia lebih memilih film ini memicu perdebatan daripada sambutan yang suam-suam kuku](https://www.avclub.com/alejandro-g-inarritu-prefer-diggers-negative-reception), dan timnya sudah menduga responsnya akan terbelah. Tom Cruise lewat Instagram menyatakan bangga terlibat dalam proyek ini bersama para seniman berbakat.

## Review film Digger: kenapa kami menyebutnya jenius?

### Tom Cruise tampil lebih lengkap dari biasanya

Cruise di sini hampir tidak terlihat seperti Cruise. Riasannya membuatnya tampak seperti pria paruh baya yang rambutnya menipis dan perutnya buncit, dan perubahan itu menopang aktingnya. Ada adegan pidato di ruangan besar yang digerakkan seperti koreografi musikal, penuh gestur lebar. Tetapi yang menurut kami sering terlewat adalah gerak-gerak kecilnya: ekspresi sekilas dan kebiasaan tangan yang tidak ada di naskah, yang membuat ucapannya terasa hidup. Hollywood suka kisah aktor aksi yang bangkit lewat peran penuh risiko, jadi peluang Cruise ke musim penghargaan menurut kami tidak bisa dianggap remeh.

### Rapat para penguasa yang konyol

Adegan rapat para pemegang saham dan pejabat pemerintah di rumah Digger mengingatkan kami pada ruang perang di *Dr. Strangelove*. Orang-orang paling berkuasa digambarkan arogan dan egois, tidak peduli pada keselamatan dunia, hanya pada keuntungan pribadi. John Goodman sebagai presiden sering disorot dalam close-up, dan intensitas ekspresinya jadi salah satu sorotan. Kalau kamu menikmati kekacauan di ruang perang klasik itu, rapat di Digger kemungkinan besar bisa kamu nikmati juga.

### Twist yang membuka ruang gagasan

Ada dua twist besar yang mengubah arah cerita. Bagi kami itu keputusan cerdas, karena twist tersebut memberi Iñárritu ruang untuk membawa lebih banyak gagasan tanpa membuat filmnya terasa sesak. Selain soal perubahan iklim dan arogansi penguasa, film ini sempat menyentuh pertanyaan tentang fungsi seni: kalau film dan teater itu pura-pura, apakah seni jadi tidak penting? Dan saat sebuah cerita diangkat dari peristiwa nyata, mana yang lebih penting, akurasi atau eksplorasi?

### Sutradara yang tetap memegang kendali

Yang paling kami kagumi adalah presisinya. Blocking aktor bahkan bisa melahirkan humor tanpa perlu dialog, dan skala cerita yang raksasa tetap terasa terkendali. Film ini kelam, apalagi di ending, karena memandang manusia sebagai sosok yang bisa menghancurkan dunia. Namun di sisi lain, kami merasakan optimisme pada generasi sekarang.

## Apakah Digger akan dinilai ulang di kemudian hari?

Kami yakin begitu, karena kasusnya mengingatkan pada *Eyes Wide Shut* dan *Babylon*, film-film yang dihujat saat rilis lalu dinilai lebih baik seiring waktu. Digger menuntut penonton menahan penilaian sampai strukturnya selesai berdiri. Kesan pertama mungkin tidak langsung mengagumkan, tetapi film ini layak dipikirkan lagi setelah keluar dari bioskop. Kalau sempat, tonton ulang saat film ini hadir di streaming.

Iñárritu sendiri bukan baru kali ini dikritik: [filmnya *Bardo* mendapat sambutan yang lebih buruk lagi pada 2022](https://www.avclub.com/alejandro-g-inarritu-prefer-diggers-negative-reception).

## Skor Sotoy film Digger: 8,1/10

Skor 8,1 kami berikan untuk film yang berani mengerjakan sesuatu yang banyak sineas tidak mau sentuh, lewat akting Cruise yang berlapis, satir yang mengena, dan kendali sutradara yang presisi. Skornya tidak lebih tinggi karena film ini menuntut kesabaran dan tidak akan memuaskan semua orang sejak kesan pertama. Penonton yang mencari aksi khas Cruise bisa pulang kecewa.

## Kesimpulan

Digger terbelah di mata kritikus dan jeblok di box office, tetapi menurut kami itu tidak mengurangi ambisinya. Film ini kelam, rumit, dan paling enak ditonton dengan kepala dingin, tanpa buru-buru menghakimi di tengah film. Skor Sotoy kami 8,1/10.

Kalau kamu suka satire yang menertawakan cara penguasa menghadapi bencana, ada [Don't Look Up di Film Database](https://www.sotoyfilm.my.id/film/dont-look-up). Digger juga jadi salah satu film yang disebut di [bahasan kami soal merger Warner Bros dan Paramount](https://www.sotoyfilm.my.id/artikel/merger-warner-bros-paramount-skydance-dampak-film). Cari tontonan lain di [kategori Movies Sotoy Film](https://www.sotoyfilm.my.id/kategori/movies) atau [rekomendasi film Sotoy Film](https://www.sotoyfilm.my.id/rekomendasi-film). Sudah menonton Digger? [Bagikan reaksi dan interpretasimu di komunitas Sotoy Film](https://www.sotoyfilm.my.id/komunitas).