Irma Rihi tak masuk nominasi FFI 2026, Prilly Latuconsina jelaskan siapa yang menentukan
By Anto Susanto
Nominasi FFI 2026 memicu kritik soal Irma Rihi. Prilly Latuconsina jelaskan siapa yang menentukan nominasi Piala Citra, plus info Nomination Week.
Setiap musim nominasi, ada satu nama yang absen dan langsung jadi bahan perdebatan sampai larut malam. Tahun ini giliran Irma Rihi. Begitu nominasi FFI 2026 diumumkan, sebagian warganet menyayangkan pemeran ibu Na Willa itu tidak masuk daftar, padahal Luisa Adreena yang memerankan Na Willa berhasil lolos. Ketua Bidang Program FFI, Prilly Latuconsina, lalu menjelaskan bagaimana nominasi itu ditentukan.
Daftar kandidatnya sudah kami rangkum di [artikel nominasi Piala Citra](https://www.sotoyfilm.my.id/artikel/nominasi-piala-citra-ffi-2026). Di sini kami membahas kenapa kritik ini muncul dan apa jawabannya.
## Nominasi FFI 2026 dan film yang memimpin
### Ghost in the Cell unggul dengan 12 nominasi
Karya Joko Anwar mendominasi. [Daftar lengkapnya](https://cnnindonesia.com/hiburan/20261012214108-220-1414585/daftar-lengkap-nominasi-piala-citra-ffi-2026) diumumkan Senin (12/10) lewat siaran langsung YouTube dari Gedung PFN Jakarta, dan *Ghost in the Cell* memimpin dengan 12 nominasi, termasuk Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Penulis Skenario Asli Terbaik untuk Joko Anwar. Kalau kamu penasaran dengan filmnya, [lihat detail Ghost in the Cell di Film Database](https://www.sotoyfilm.my.id/film/ghost-in-the-cell).
### Na Willa dan Para Perasuk menyusul
*Na Willa* mengikuti dengan 10 nominasi, termasuk Penulis Skenario Adaptasi untuk Ryan Adriandhy dan Pemeran Utama Perempuan untuk Luisa Adreena. *Para Perasuk* mengantongi sembilan nominasi. Di kategori film terbaik, [lima judul saling bersaing](https://www.gebrak.id/2026/10/nominasi-piala-citra-ffi-2026-diumumkan-ini-daftar-lengkap-film-dan-aktor-yang-bersaing.html): *Dopamin*, *Ghost in the Cell*, *Na Willa*, *Operasi Pesta Copet*, dan *Para Perasuk*.
### Kategori lain yang ikut dinilai
FFI tahun ini punya 23 kategori utama, dari akting dan penyutradaraan sampai penata suara, penata musik, sinematografi, efek visual, busana, dan rias. Ada juga kategori Karya Kritik Film Terbaik. Nominasi Film Animasi Panjang Terbaik tidak dibacakan karena hanya satu film yang mendaftar.
## Kenapa Irma Rihi jadi sorotan setelah nominasi FFI 2026?
### Kritik warganet di Threads
Luisa Adreena masuk nominasi Pemeran Utama Perempuan, bersaing dengan Christine Hakim, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon. Irma Rihi tidak ikut masuk daftar. Sebagian pengguna Threads menilai penampilan keduanya seharusnya diakui bersamaan, dengan nada yang cukup keras.
### Absen dari nominasi belum tentu soal kualitas
Kekecewaan penonton wajar, apalagi kalau sebuah penampilan terasa membekas. Namun daftar nominasi punya kuota. Di kategori Pemeran Utama Perempuan saja, hanya lima nama yang bisa masuk, dan FFI tahun ini menerima 531 karya. Dengan jumlah sebesar itu, penampilan bagus yang tersisih memang tidak bisa dihindari. Kritiknya lebih tepat diarahkan ke cara kerja penilaian.
## Siapa yang menentukan nominasi Piala Citra?
### Akademi Citra dan asosiasi, lewat voting
Prilly menjawab pertanyaan ini langsung. Nama-nama nominasi ditentukan oleh Akademi Citra dan asosiasi melalui pemungutan suara, sedangkan komite hanya menerima hasilnya. Komite tidak boleh mengganggu hasil penilaian, jadi meski Prilly menjabat Ketua Pelaksana dan Ketua Bidang Program, ia menegaskan bukan pihaknya yang memilih siapa yang masuk. Untuk detailnya, ia mengarahkan penonton ke buku panduan penjurian FFI 2026 di situs resmi. [Penentuan nominasi melibatkan 85 anggota Akademi Citra](https://www.gebrak.id/2026/10/nominasi-piala-citra-ffi-2026-diumumkan-ini-daftar-lengkap-film-dan-aktor-yang-bersaing.html).
### Penjelasan serupa tahun lalu
Tahun lalu, [kritik soal film dan pemeran yang tidak masuk nominasi](https://www.popmama.com/life/health/alasan-film-1-kakak-7-ponakan-dan-2-judul-lainnya-tidak-masuk-nominasi-utama-ffi-2025-00-ffxgk-3zp35d/amp) mendapat tanggapan yang sama: penilaian dilakukan asosiasi yang ahli di bidangnya, dan komite hanya menerima hasil akhir. Jawaban yang konsisten belum tentu menyudahi perdebatan soal apakah sistem voting sudah paling adil.
## Di mana bisa menonton film nominasi?
FFI tahun ini meluncurkan program Nomination Week, yaitu [pemutaran ulang film nominasi di bioskop](https://www.medcom.id/hiburan/film/eN445O7N-film-nominasi-ffi-2026-bakal-tayang-lagi-di-bioskop) setelah malam pengumuman, supaya publik sempat menonton sebelum puncak penghargaan. Prilly menyebut program ini lahir dari keluhan penonton yang belum menonton film-film nominasi. Jadwal dan kota pemutaran bisa berubah, jadi cek pengumuman resmi FFI sebelum berangkat ke bioskop.
Untuk mencari judul lain sambil menunggu, buka [kategori Movies di Sotoy Film](https://www.sotoyfilm.my.id/kategori/movies).
## Kapan malam puncak Piala Citra digelar?
Malam Anugerah Piala Citra dijadwalkan pada November 2026. [Peluncuran FFI tahun ini menyebut tanggal 20 November](https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/06/19/ffi-2026-diluncurkan-usung-tema-askala-karya-sinema-indonesia-dan-perkuat-daya-saing-film-nasional), tetapi pastikan lagi lewat kanal resmi menjelang hari H. Selain 23 kategori utama, ada empat penghargaan khusus: film terlaris, film pilihan penonton, aktor pilihan penonton, dan aktris pilihan penonton.
## Kesimpulan
*Ghost in the Cell* dan *Na Willa* tampil sebagai pesaing terkuat. Sistem voting yang melibatkan banyak pihak hampir pasti selalu menyisakan nama yang absen, dan kritik soal Irma Rihi adalah bagian dari apresiasi penonton. Penjelasan Prilly menegaskan bahwa panitia tidak memilih nominasinya.
Sambil menunggu November, jelajahi [Film Database](https://www.sotoyfilm.my.id/film-database) untuk mencari film yang ingin kamu tonton, atau [bagikan pendapatmu di komunitas](https://www.sotoyfilm.my.id/komunitas). Penampilan siapa yang menurutmu paling pantas masuk nominasi tapi tersisih tahun ini?
