The Social Reckoning dan Artificial Membongkar Facebook dan OpenAI, Satu Dikritik Keras dan Satu Dipuji
By Arga Wicaksana
The Social Reckoning soal Facebook dan Artificial soal OpenAI dibahas bersama: pemain, sambutan kritikus, box office, dan kenapa nasibnya berbeda.
Quick Takeaways
The Social Reckoning karya Aaron Sorkin mengangkat bocoran dokumen Facebook oleh Frances Haugen. Artificial karya Luca Guadagnino mengangkat krisis kepemimpinan di OpenAI pada November 2023.
The Social Reckoning tayang di Amerika Serikat sejak 9 Oktober 2026, dibuka sekitar $5,5 juta, jauh di bawah $22 juta milik The Social Network.
Artificial tayang perdana di New York Film Festival dengan sambutan yang sebagian besar positif. Neon merilisnya terbatas pada Hari Natal, lalu meluas di Januari.
Belum ada kabar jadwal tayang keduanya di bioskop Indonesia.
The Social Reckoning dan Artificial sama-sama menyoroti perusahaan teknologi besar, yang satu Facebook dan yang lain OpenAI. Kami belum menonton keduanya, jadi tulisan ini merangkum fakta dan sambutan yang beredar, tanpa Skor Sotoy.
Apa itu The Social Reckoning?
The Social Reckoning adalah film thriller yang ditulis dan disutradarai Aaron Sorkin. Film ini berdiri sendiri sebagai sekuel The Social Network (2010), yang naskahnya juga ditulis Sorkin dan disutradarai David Fincher. Kali ini Fincher tidak kembali.
Ceritanya mengikuti Frances Haugen, insinyur Facebook yang membocorkan dokumen internal perusahaan, dan Jeff Horwitz, jurnalis Wall Street Journal yang menerbitkannya sebagai The Facebook Files. Mikey Madison memerankan Haugen, Jeremy Allen White memerankan Horwitz, dan Jeremy Strong memerankan Mark Zuckerberg menggantikan Jesse Eisenberg, yang menolak kembali. Detail lengkap filmnya ada di halaman The Social Reckoning di Film Database.
Apa itu Artificial?
Artificial adalah drama yang diarahkan Luca Guadagnino dari naskah Simon Rich. Fokusnya krisis November 2023 di OpenAI, ketika Ilya Sutskever ikut menyingkirkan Sam Altman sebagai CEO dan Altman kembali dalam hitungan hari.
Andrew Garfield memerankan Altman. Pemain lainnya adalah Yura Borisov sebagai Sutskever, Monica Barbaro sebagai Mira Murati, Mark Rylance sebagai Geoffrey Hinton, Cooper Hoffman sebagai Greg Brockman, dan Ike Barinholtz sebagai Elon Musk. Amazon MGM Studios melepas film yang hampir rampung ini pada Juni, lalu Neon mengambil hak distribusi dunianya.
Bagaimana perbandingan keduanya?
Info
The Social Reckoning
Artificial
Sutradara
Aaron Sorkin
Luca Guadagnino
Perusahaan yang dibahas
Facebook (Meta)
OpenAI
Peristiwa
Bocoran dokumen Facebook 2021
Pemecatan dan kembalinya Sam Altman, November 2023
Tokoh utama
Frances Haugen (Mikey Madison)
Sam Altman (Andrew Garfield)
Distributor
Sony Pictures
Neon
Rilis di AS
9 Oktober 2026
Terbatas 25 Desember, meluas Januari
Kenapa The Social Reckoning dan Artificial sering dibandingkan?
Keduanya mengkritik platform yang kita pakai setiap hari. The Social Reckoning juga sekuel langsung film Fincher, dan salah satu kritikus menyebut Artificial sepupu dekat The Social Network dengan gambaran masa depan yang suram.
The Social Reckoning bertumpu pada seorang pelapor dan wartawan yang membongkar bahaya produk, sedangkan Artificial lebih banyak berputar di ruang rapat dan percakapan tertutup para eksekutif.
Apa kata kritikus tentang The Social Reckoning?
Sambutannya kurang baik. Skor Rotten Tomatoes turun dari 70% ke 59% pada hari rilis dari sekitar 150 ulasan, sedangkan The Social Network dulu tercatat 96%. Laporan lain menyebut skornya 55% dengan CinemaScore B-.
Keluhan menyasar penyutradaraan dan naskah. Satu kritikus menilai kemampuan Sorkin membuat film belum menyamai kemampuannya menulis, dan kritikus lain menyamakan ritmenya dengan presentasi PowerPoint. Penampilan Jeremy Strong sebagai Zuckerberg juga sering dikritik.
Apa kata kritikus tentang Artificial?
Sambutan di New York Film Festival lebih hangat. Beberapa kritikus menyebutnya karya terkuat Guadagnino dalam sekitar satu dekade, memuji Garfield dan Borisov, dan menyebut filmnya gelap, lucu, dan mengganggu.
Satu kritikus lebih dingin dan menilai filmnya layak ditonton tetapi jauh dari wajib: Garfield memerankan Altman dengan dingin dan seperti robot, arahan Guadagnino menjaga film yang banyak bicara tetap hidup, tetapi naskahnya kering dan tidak setajam The Social Network.
Kenapa The Social Reckoning gagal di box office?
The Social Reckoning dibuka sekitar $5,5 juta di Amerika Serikat, sedangkan The Social Network dulu membuka $22 juta. Anggarannya sekitar $30 juta. Hasil itu dikaitkan dengan kebiasaan penonton pasca pandemi yang menghindari film tentang isu aktual yang meresahkan, pemasaran sebagai thriller pembongkaran, serta absennya Fincher dan Eisenberg.
Artificial menghadapi pertanyaan yang sama, yaitu apakah penonton mau menonton cerita yang terlalu dekat dengan kehidupan mereka. Hasilnya baru terlihat setelah rilis terbatas di Hari Natal. Untuk tontonan lain soal skandal teknologi yang sedang ramai, baca bahasan kami soal dokumenter Elizabeth Holmes, You Can See Everything.
Apakah The Social Reckoning dan Artificial tayang di Indonesia?
Kami belum menemukan pengumuman jadwal tayang kedua film ini di bioskop atau platform streaming Indonesia. Tanggal di atas adalah jadwal rilis di Amerika Serikat. Kami akan memperbarui artikel ini kalau ada kabar resmi dari distributor.
Kesimpulan
The Social Reckoning dan Artificial mengangkat dua perusahaan teknologi besar. Yang pertama dibuka lemah dan dikritik karena penyutradaraannya, sedangkan yang kedua mendapat pujian, terutama untuk penampilan Garfield. Kami belum menonton keduanya, jadi belum ada Skor Sotoy.
Cari tontonan lain? Jelajahi kategori Movies di Sotoy Film atau lihat rekomendasi film Sotoy Film. Menurut kamu, film tentang platform yang kita pakai tiap hari lebih menarik dari sisi pelapor atau dari ruang rapat para bosnya? Bagikan pendapatmu di komunitas Sotoy Film.
