Film Ah Girl dari Singapura Buka Jakarta Film Week 2026, Ini Cerita, Pemain, dan Penghargaannya
By Nadia Prameswari
Film Ah Girl, drama Singapura karya Ang Geck Geck Priscilla, jadi film pembuka Jakarta Film Week 2026. Simak sinopsis, pemain, dan penghargaannya.
Quick Takeaways
Film Ah Girl adalah debut fitur sutradara Singapura Ang Geck Geck Priscilla dan menjadi film pembuka Jakarta Film Week 2026.
Ceritanya berlatar Singapura 1994 dan mengikuti anak perempuan tujuh tahun yang menghadapi perpisahan orang tuanya. Ang menulisnya dari pengalaman masa kecilnya sendiri.
Filmnya sudah meraih Youth Jury Award di Rotterdam dan tiga nominasi Golden Horse, sementara aktris ciliknya Ong Xuan Jing memenangkan Aktris Terbaik di dua festival.
Para kritikus yang sudah menonton paling sering memuji penampilan Ong dan cara film ini melihat dunia dari mata anak.
Film Ah Girl sudah keliling festival sejak awal 2026 dan sekarang membuka Jakarta Film Week. Kami belum menonton filmnya, jadi tulisan ini mengenalkan film dan merangkum sambutan kritikus dari berbagai ulasan.
Apa itu film Ah Girl?
Ah Girl adalah drama komedi dari Singapura yang ditulis dan disutradarai Ang Geck Geck Priscilla. Durasinya 99 menit, berbahasa Mandarin dan Inggris, dan diproduksi Aggregate Films, Kusu Films, serta IFA Media. Wendy Lie dan Charlyn Ng menjadi produser. Detail lengkapnya ada di halaman Ah Girl di Film Database.
Info
Keterangan
Sutradara dan penulis
Ang Geck Geck Priscilla
Negara
Singapura
Durasi
99 menit
Bahasa
Mandarin dan Inggris
Pemeran utama
Ong Xuan Jing, Sydney Wong, James Seah, Doreen Toh, Carrie Wong
Premier dunia
Rotterdam, Januari 2026
Bagaimana sinopsis cerita Ah Girl?
Singapura, 1994. Ah Girl berusia tujuh tahun dan tinggal bersama adik perempuannya, Ah Tian, ayahnya yang bekerja shift malam, dan neneknya, setelah orang tua mereka berpisah. Akhir pekan dihabiskan bersama ibu yang perilakunya sulit ditebak. Ah Girl ingin keluarganya kembali utuh, lalu satu permintaan dari ibunya membuat masa kecilnya makin berat.
Kami berhenti di sini supaya tidak membocorkan cerita. Ulasan yang kami baca menyebut filmnya berjalan tenang dan bertumpu pada momen-momen kecil.
Siapa saja pemainnya?
Ong Xuan Jing memerankan Ah Girl, yang di beberapa ulasan juga disebut Swee Swee. Ini film pertamanya. Sydney Wong bermain sebagai adiknya, Ah Tian, dan James Seah sebagai ayah mereka. Doreen Toh dan Carrie Wong melengkapi jajaran pemeran dewasa. Sumber yang kami baca berbeda soal siapa memerankan ibu dan siapa nenek, jadi kami tidak menyebut peran keduanya.
Menurut Malay Mail, Doreen Toh adalah aktris teater, sedangkan Carrie Wong dan James Seah dikenal dari Mediacorp.
Siapa sutradaranya?
Ang Geck Geck Priscilla membuat Ah Girl sebagai film panjang pertamanya. Filmnya terinspirasi dari masa kecilnya di Singapura. Menurut laporan Malay Mail, proses pembuatannya memakan waktu sekitar sepuluh tahun. Proyek ini dikembangkan lewat Southeast Asia Fiction Film Lab, tempat film ini memenangkan Open SEA Fund Award, lalu dipresentasikan di Golden Horse Film Project Promotion dan Hong Kong-Asia Film Financing Forum.
Dalam wawancara dengan IFFR, Ang bilang ia menulis cerita ini supaya lebih banyak orang tidak merasa sendirian. Ia mengaku masa kecilnya tidak mudah, dan beberapa adegan berasal dari pengalaman pribadi, misalnya mengais sampah untuk mencari mainan dan alat tulis.
Penghargaan apa saja yang diraih film Ah Girl?
Ajang
Hasil
International Film Festival Rotterdam
Menang Youth Jury Award
Hong Kong International Film Festival ke-50
Ong Xuan Jing menang Firebird Award untuk Aktris Terbaik
Malaysia International Film Festival
Ong Xuan Jing menang Aktris Terbaik, dan film ini masuk nominasi Film, Sutradara, dan Skenario Terbaik
Bangkok International Film Festival
Menang New Voices Award dan Best ASEAN Film
Golden Horse Awards
Nominasi Sutradara Baru Terbaik, Pemeran Baru Terbaik, dan Skenario Adaptasi Terbaik
Pemenang Golden Horse akan diumumkan pada 22 November di Taipei, jadi hasilnya belum ada. Di ajang yang sama, ada pula We Are All Strangers di Film Database, film Singapura lain yang ikut mendapat nominasi. Rangkaian ini dicatat di halaman Wikipedia film Ah Girl.
Apa kata kritikus soal film Ah Girl?
Sambutan kritikus sejauh ini sangat baik. Di Rotten Tomatoes, film ini tercatat 100% dari 10 ulasan pada saat kami mengecek, angka yang masih bisa berubah kalau ulasan bertambah.
James Marsh dari ScreenAnarchy menyebut penampilan Ong sebagai "astonishing central performance" dan menilai Ang tampil percaya diri sebagai sutradara baru. Ia juga mencatat alurnya minim peristiwa, tetapi intensitas emosinya tetap kuat.
Sarah Musnicky dari But Why Tho memberi 9/10. Ia memuji kamera yang sejajar dengan wajah anak, sementara orang dewasa sering difilmkan dari sudut rendah sehingga tampak menjulang.
Paul Emmanuel Enicola dari The Asian Cut memberi 3,5/5 dan menilai film ini tidak perlu membesar-besarkan rasa sakit masa kecil untuk terasa penting. Casey Chong memberi 5/5, dan Katie Smith-Wong dari Flick Feast memberi 4/5.
Di Rotterdam, anggota festival Stefan Borsos memuji penampilan para pemeran anak sebagai "sheer wonder" dan menghargai cara sutradara memakai sudut serta ketinggian kamera untuk menampilkan dunia dari sudut pandang anak.
Apa fakta menarik di balik pembuatannya?
Ang memakai rasio layar 4:3 supaya terasa seperti televisi era 90-an. Rasio ini membuat bingkai dekat dengan wajah dan penonton melihat lewat mata anak. Juri muda Rotterdam menyebut efeknya seperti pelukan hangat. Catatan programmer di Toronto menyebut tampilannya terasa seperti rekaman video rumahan.
Soal pemain cilik, dua aktris utama menghabiskan sekitar dua bulan bersama Ang sebelum syuting, tanpa didampingi orang tua. Ia merancang kegiatan sesuai karakter mereka, termasuk mengajak mereka ke McDonald's untuk berlatih adegan, dan memasukkan kebiasaan anak-anak itu ke naskah.
Filmnya juga tayang di Toronto International Film Festival sebagai Centrepiece, dengan peringatan konten untuk adegan bernuansa seksual. Kalau kamu berencana menonton bersama anak atau keluarga, cek klasifikasi usianya lebih dulu.
Kapan Ah Girl bisa ditonton di Jakarta Film Week 2026?
Ah Girl dijadwalkan menjadi film pembuka Jakarta Film Week 2026 pada Rabu, 21 Oktober, pukul 19.15 WIB di Audi 11 CGV Grand Indonesia, menurut informasi yang beredar. Festival berlangsung 21 sampai 25 Oktober. Kami belum menemukan tanggal tayang reguler di bioskop Indonesia. Daftar film lain yang layak dikejar ada di panduan Jakarta Film Week 2026 kami, lengkap dengan cara memesan tiket.
Kesimpulan
Ah Girl bercerita tentang keluarga yang retak dengan kamera setinggi mata seorang anak. Menurut ulasan yang ada, pendekatan itu dan penampilan Ong Xuan Jing yang membuat film ini menonjol. Kami belum menonton, jadi belum ada Skor Sotoy.
Cari tontonan lain? Jelajahi kategori Movies di Sotoy Film atau buka rekomendasi film Sotoy Film. Kamu berencana menonton Ah Girl di Jakarta Film Week? Ceritakan rencanamu di komunitas Sotoy Film.
